Entri Populer

Kamis, 25 Oktober 2012

motivasi

      kali ini saya akan membahas tentang motivasi seseorang untuk menjadi lebih baik
mungkin setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menyemangati dirnya masing-masing
tapi disini saya akan mebahas cara saya untuk menyemangati diri saya akar menjadi lebih baik

      setiap orang pasti pernah di cela tapi bagaimana jika suatu celaan itu menjadi motivasi bagi
dirinya ,contohnya salah satu pengalaman saya,saya kuliah mengambil jurusan sistem informasi
pasti hampir anak anak di kelas saya pandai memainkan suatu program tapi tidak bagi saya
saya tidak bisa menjalankan satu programpun sampai akhirnya teman saya mencela saya dan
berkata saya tidak akan lulus dan menjadi mahasiswa abadi

dari kata kata itu saya mulai mau belajar menjalankan suatu program yang akhirnya dapat saya kuasai
hingga saat ini,mungkin sebagaian orang menganggap hinaan itu sebagai suatu yang merendahkan diri kita
nah mulai dari sekarang bagaimana jika kita merubah pola pikir kita dan menjadikan hinaan apa celaan itu sebagai motifasi untuk diri kita :)

Selasa, 23 Oktober 2012

Resume Kelompok 4


"Arti penting organisasi dalam berkomunikasi"

                    Komunikasi merupakan pertukaran informasi antara dua orang atau lebih untuk mencapai suatu kesamaan pemahaman/ pemikiran persepsi.komunikasi memiliki 4 jenis di antaranya : komunikasi formal , komunikasi informal , komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. dalam komunikasi ini kita dapat melihat bagaimana seseorang untuk menatap wajah ataupun dengan gerakan tangan.
langsung saja pada sesi pertanyaan :

Pertanyaan 1 :Contoh dari berbagai hambatan apa saja ?
pertama Hambatan teknis : keadaan sinyal yang tidak memungkinkan(HT) seperti di kampus sinyal yang naik turun kadang pun sinyal tidak ada karena jaringan sinyal yang tidak dapat didapat kedua pada Hambatan semantic : pada hambatan ini ada contohnya misalnya untuk kata bujang dalam orang sunda bilang yang artinya sudah menikah tetapi  berbeda dengan orang Sumatra yang menyebutkan bahwa itu adalah anak laki laki yang belum menikah

Pertanyaan 2: Bagaimana cara memimalis noise ?Dengan tatapan wajah , ataupun bias dengan heart to heart
Cara menimalis noise itu dapat dilakukan dengan cara berbicara secara langsung, face to face atau heart to heart.

Pertanyaan 3: Komunikasi informal , apa yang di maksud dengan jalur tersembunyi ?
Jalur yang orientasinya bukan kepada organisasinya tersebut namun lebih kepada anggota-anggota individualnya

Pertanyaan 4: Peranan komunikasi dalam berorganisasi, ada tidak dampak buruknya ?
Peranannya pasti sangat penting,karena tanpa adanya suatu organisasi dalam komunikasi dapat menimbulkan masalah yang baru. Dampak buruk pasti ada misalnya dalam mengemukakan pendapat

Resume Kelompok 3


            tujuan dari suatu organisasi ini yaitu seperti contohnya untuk menjualkan suatu produk seseorang harus memikirkan jangka panjang kedepannya untuk kelangsungan suatu produk yang akan mereka pasarkan.dalam suatu organisasi baik kelompok ataupun individual mereka memiliki peraturan tersendiri , untuk mengembangkan bisnisnya.
Adapun pertanyaan-pertanyaan yang audien tanya kepada kelompok ini :

pertanyaan 1 :faktor-faktor apa saja seorang pemimpin dapat mengambil suatu keputusan dengan baik? Jawab :kita dapat di lihat dari karakter, keadaan.

pertanyaan 2 :diktaktor itu apa ?jawab :pemimpin yang otoritas/membuat peraturan sendiri. Sebagai diktaktor dia hanya memikirkan untuk diri sendiri tanpa memperdulikan orang lain

pertanyan 3 :lebih rumit mana pengambilan keputusan secara individual atau secara kelompok ? jawab : tergantung, kita harus liat acuannya terlebih dahulu, sebelum mengambil suatu keputusan harus mencari bukti-bukti atau fakta terlebih dahulu, jika memang untuk mengetahui baik atau tidaknya suatu keputusan ada tanggung jawab pada diri kita masing-masing, kita dapat menyatukan berbagai fakta dalam satu kelompok. Walaupun mengambil keputusan secara kolektif pun sma kita harus mencari bukti/fakta yang pasti.



Minggu, 21 Oktober 2012

Resume Kelompok 2

Konflik Dalam Organisasi
           Menurut penjelasan dari kelompok dua, konflik merupakan suatu organisasi individu maupun organisasi kelompok yang terjadi suatu interaksi yang mengakibatkan adanya peselisihan..Hal itu terjadi karena ketika ada kompetisi atau semacamnya gangguan dari campur tangan timbal balik antar orang orang yang ada dalam suatu organisasi. Dari suatu individu yang di bawa bersama sama dalam satu lingkungan organisasi yang terstruktur dan berpotensi untuk memungkinkan terjadinya suatu konflik.
  Pada di akhir presentsi maka kelompok dua membuka sesi pertanyaan untuk para audien yang ingin bertanya kepada kelompok dua  mengenai konflik .
>pertanyaan 1 : apakah pengakuan budaya tersebut psefisikasi atau tidak ?
    Menurut Restiyani Feby sebagai pembaca presentasi menyimpulkan bahwa mengenai konflik menjawab"budaya merupakan salah satu psefisikasi konflik karena terlihat dari salah satu contoh yaitu"Batik" yang sekarang sudah tersebaar di mana mana dan itu bukan hanya di i ndonesia saja , melainkan luar negeri pun ada.
 >pertanyaan ke-2 : Konflik didalam persepak bola mengapa dibiarkan begito lama oleh PSII?
     Menurut Indra sebagai pembaca presentasi, konflik yang ada di dalam PSII saat ini sudah berbaur ke dalam dunia politik,jadi sudah bermain uang. Kalau dulu PSII masih berdiri sendiri, tapi sekarang politik pun telah berbaur. Jadi dapat di simpulkan smpai saat ini untuk penyelesaian konflik PSSI belom dapat terselesaikan lagi pula beritanya hanya simpangsiur dan tidak jelas bagaimananya.
>Pada pertanyaan berikutnya ke-3 : Apakah manfaat dari konflik dalam berorganisasi ?
    Menurut Esti sebagai pembaca presentasi untuk berpendapat bahwa di dalam suatu organisasi pastinya ada yang berbeda pendapat , dari situ lah muncul konflik walaupun dari hal hal kecil.

  >pertaanyaan ke-4: jelaskan apa itu konflik yang merusak malahan menguntungkan, coba berikan contohnya
     Menurut lutfir pada salah satu kelompok presentasi berpendapat bahwa di dalam suatu organisasi yang sedang terjadinya suatu konflik mereka jadi saling membetulkan kesalahan itu. Contohnya saja pada membuat suatu pendahuluan dalam tugas, mereka jadi mengungkapkan pendapat satu sama lain dengan menjadikan hasil tugas yang mereka buat menjadi lebih baik , karena hasil pemikiran suatu kelompok tersebut.

Minggu, 14 Oktober 2012

ikan hias

kali ini saya akan membahas tentang hobi saya memelihara ikan hias nah bagi kawan kawan yang suka melihara ikan hias saya akan berikan sedikit informasi tentang tempat tempat yang menjual ikan hias


1.pusat ikan koi dan air laut di hanggar pancoran

          di tempat ini anda dapat menemukan berbagai macam jenis ikan koi dan ikan laut,tp sayang nya di tempat ini penjual ikan lautnya hanya terdapat di 1 toko sisanya menjual ikan koi,di sini tempatnya begitu nyaman pedagangnya ramah tp sayang di tempat ini semakin banyak toko yang tutup di karnakan sepinya pengunjung dan tempatnya yang tersembunyi

2.pusat ikan hias di jl.kartini

         buat para pecinta ikan hias pasti tidak asing dengan tempat ini dong,di sini begitu banyak penjual ikan hias di sepanjang jalan,mulai dari ikan laut,ikan air tawar,dan ikan air payau jenis  ikan nya pun bermacam macam dan boleh di bilang tidak ada di tempat lain sebut saja ikan hiu,ikan pari,penyu albino dan arwan albino ikan ikan tersebut hanya di jual di sini dan bersertifikat jadi aman ni buat kawan kawan yang ingin peliharaanya beda dari yang lain

3.pusat ikan hias jatinegara

      buat yang satu ini tempatnya ikan hias murah meriah kawan,di sini ikan hias di jual dengan harga di bawah standar tempat lain,mungkin awalnya pedagang di sini mematok harga yang cukup tinggi tapi jangan takut untuk menawar kawan karna harganya dapat turun jauh dari harga awal
tips untuk kawan kawan sebaiknya jika anda menginginkan harga yang murah datang lah pada saat malam hari sekitar pukul 8 malam karna saat jam segini pemasok ikan hias akan datang dan anda akan mendapat harga distributor dari si pemasok ikan :)



Kamis, 11 Oktober 2012

makalah

DAFTAR ISI..............................................................................................................................................1
BAB I.........................................................................................................................................................2
1.1 Latar Belakang Masalah..................................................................................................................2
1.2 Batasan Masalah..............................................................................................................................2
1.3 Tujuan..............................................................................................................................................2
BAB II........................................................................................................................................................3
2.1 Masyarakat......................................................................................................................................3
2.2 Organisasi........................................................................................................................................4
2.3 Ciri-ciri Organisasi..........................................................................................................................5
2.4 Tipe-tipe Organisasi.........................................................................................................................6
2.4.1 Organisasi Formal (Resmi)......................................................................................................6
2.4.2 Organisasi Informal.................................................................................................................6
2.5 Tujuan Sebuah Organisasi...............................................................................................................7
2.6 Prinsip Prinsip Dari Sebuah Organisasi..........................................................................................7
2.7 Bentuk-bentuk Organisasi...............................................................................................................8
2.8 Contoh Organisasi...........................................................................................................................8
2.8.1 Front Betawi Rempug..............................................................................................................8
2.8.2 Front Pembela Islam................................................................................................................8
2.8.3 Pemuda Pancasila....................................................................................................................8
2.8.4 FPI dan Kontroversinya...........................................................................................................9
2.8.5 Pemuda Pancasila, FBR dan Kontroversinya..........................................................................9
2.9 Peranan Organisasi Dalam Masyarakat......................................................................................9
BAB III.....................................................................................................................................................11
III.1 Kesimpulan..................................................................................................................................11
III.2 Saran............................................................................................................................................11
Daftar Pustaka..........................................................................................................................................12
1
BAB I
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang Masalah
Dewasa ini banyak sekali organisasi bermuculan di masyarakat, mulai dari organisasi sosial,
organsisasi politik, organisasi mayrakat. Semua semua organisasi mempunyai tujuan masing-masing
yang berbeda, dan pada tulisan ini kami akan membahas mengenai arti organisasi dalam masyarakat.
1.2 Batasan Masalah
Dalam makalah ini akan dibahas arti dari organisasi, peranannya, dan arti penting organisasi itu sendiri
di dalam sebuah masyarakat.
1.3 Tujuan
Untuk mengetahui arti penting organisasi dan dampaknya didalam lingkungan masyarakat.
2
BAB II
Pembahasan
2.1 Masyarakat
Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah
sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara
individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata
dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan
hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen
(saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu
sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani, sekelompok manusia dapat dikatakan sebagai sebuah
masyarakat apabila memiliki pemikiran, perasaan, serta sistem/aturan yang sama. Dengan
kesamaan-kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi sesama mereka berdasarkan
kemaslahatan.
Masyarakat sering diorganisasikan berdasarkan cara utamanya dalam bermata pencaharian. Pakar ilmu
sosial mengidentifikasikan ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomadis, masyarakat
bercocoktanam, dan masyarakat agrikultural intensif, yang juga disebut masyarakat peradaban.
Sebagian pakar menganggap masyarakat industri dan pasca-industri sebagai kelompok masyarakat
yang terpisah dari masyarakat agrikultural tradisional.
3
2.2 Organisasi
Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan
ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana
orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin
dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material,mesin, metode, lingkungan),
sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai
tujuan organisasi. Menurut Wikipedia Organisasi (Yunani: ργανον, organon ὄ - alat) adalah suatu
kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama.(Sumber: Wikipedia).
Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
• Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui
mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
• James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia
untuk mencapai tujuan bersama.
• Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas
kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
• Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang
dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang
bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau
sekelompok tujuan.
Organisasi bisa juga disebut kumpulan orang-orang yang memiliki kesamaan. Kesamaannya itulah
yang menyebabkan masing-masing individu, yang pastinya berbeda, mau bergabung dan menjadi
anggotanya. Kesamaan bisa disebabkan kepentingan yang sama, cita-cita, harapan dan satu tujuan.
Ada beberapa hal yang harus kita sadari dalam berorganisasi. Bahwa organisasi ini milik banyak orang,
semua anggota, bukan milik pengurus atau ketua. Sedemikian banyak orang yang memiliki karakter,
sifat, bahasa, kebiasaan yang berbeda memberi kita kesempatan belajar jenis-jenis manusia.seutuhnya
organisasi dapat memberi manfaat bagi banyak orang, dan Anda merasa mampu memperbaikinya,
sebaiknya Anda tetap bertahan. Seringkali organisasi ditangani secara salah, dan mungkin Anda orang
yang terpilih untuk berperan lebih. Apa yang saya tahu, tidak ada usaha yang sia-sia. Membangun
organisasi, sejatinya juga membangun kepribadian Anda.
Organisasi didirikan oleh sekelompok orang tentu memiliki alasan. Seorang pakar bernama Herbert G.
Hicks mengemukakan dua alasan mengapa orang memilih untuk berorganisasi:
a. Alasan Sosial (social reason), sebagai “zoon politicon ” artinya mahluk yang hidup secara
berkelompok, maka manusia akan merasa penting berorganisasi demi pergaulan maupun
memenuhi kebutuhannya. Hal ini dapat kita temui pada organisasi-organisasi yang memiliki
sasaran intelektual, atau ekonomi.
b. Alasan Materi (material reason), melalui bantuan organisasi manusia dapat melakukan tiga
macam hal yang tidak mungkin dilakukannya sendiri yaitu:
• Dapat memperbesar kemampuannya
• Dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk mencapai suatu sasaran, melalui bantuan
4
sebuah organisasi.
• Dapat menarik manfaat dari pengetahuan generasi-generasi sebelumnya yang telah dihimpun.
2.3 Ciri-ciri Organisasi
Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis
daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan
seterusnya.
2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan
wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan
kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota
sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal
dengan gejala “birokrasi”.
4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada
keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.
Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan
dengan keberadaan organisasi itu. Diantaranya ádalah:
1. Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas,
organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah
disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh
ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi
anggotanya.
2. Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya
apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi,
tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.
3. Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas
masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.
Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana
dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.
5
2.4 Tipe-tipe Organisasi
Secara garis besar organisasi dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi formal dan
organisasi informal. Pembagian tersebut tergantung pada tingkat atau derajat mereka terstruktur.
Namur dalam kenyataannya tidak ada sebuah organisasi formal maupun informal yang sempurna.
2.4.1 Organisasi Formal (Resmi)
Organisasi formal/Resmi adalah organisasi yang dibentuk oleh sekumpulan orang/masyarakat yang
memiliki suatu struktur yang terumuskan dengan baik, yang menerangkan hubungan-hubungan
otoritasnya, kekuasaan, akuntabilitas dan tanggung jawabnya, serta memilki kekuatan hukum. Struktur
yang ada juga menerangkan bagaimana bentuk saluran-saluran melalui apa komunikasi berlangsung.
Kemudian menunjukkan tugas-tugas terspesifikasi bagi masing-masing anggotanya. Hierarki sasaran
organisasi formal dinyatakan secara eksplisit. Status, prestise, imbalan, pangkat dan jabatan, serta
prasarat lainya terurutkan dengan baik dan terkendali. Selain itu organisasi formal tahan lama dan
mereka terencana dan mengingat bahwa ditekankan mereka beraturan, maka mereka relatif bersifat
tidak fleksibel. Contoh organisasi formal ádalah perusahaan besar, badan-badan pemerintah, dan
universitas-universitas (J Winardi, 2003:9)
.
2.4.2 Organisasi Informal
Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar maupun tidak sadar,
dan kerap kali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut.
Sifat eksak hubungan antar anggota dan bahkan tujuan organisasi yang bersangkutan tidak
terspesifikasi. Contoh organisasi informal adalah pertemuan tidak resmi seperti makan malam bersama.
Organisasi informal dapat dialihkan menjadi organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan
kegiatan yang dilakukan terstruktur dan terumuskan. Selain itu, organisasi juga dibedakan menjadi
organisasi primer dan organisasi sekunder menurut Hicks:
• Organisasi Primer, organisasi semacam ini menuntut keterlibatan secara lengkap, pribadi dan
emosional anggotanya. Mereka berlandaskan ekspektasi rimbal balik dan bukan pada kewajiban
yang dirumuskan dengan eksak. Contoh dari organisasi semacam ini adalah keluarga-keluarga
tertentu.
• Organisasi Sekunder, organisasi sekunder memuat hubungan yang bersifat intelektual, rasional, dan
kontraktual. Organisasi seperti ini tidak bertujuan memberikan kepuasan batiniyah, tapi mereka
memiliki anggota karena dapat menyediakan alat-alat berupa gaji ataupun imbalan kepada
anggotanya. Sebagai contoh organisasi ini adalah kontrak kerjasama antara majikan dengan calon
karyawannya dimana harus saling setuju mengenai seberapa besar pembayaran gajinya.
6
2.5 Tujuan Sebuah Organisasi
Tujuan organisasi merupakan suatu harapan yang diinginkan dalam sebuah organisasi sesuai dengan
misi dan visi pada organisasi tersebut demi kesejahteraan seluruh anggotanya.Setiap organisasi juga
harus punya arah ,mau dibawa kemana organisasi ini ,dan juga harus punya visi dan misi.
Visi adalah cara pandang jauh ke depan kemana organisasi harus dibawa agar dapat eksis, antisipatif
dan inovatif. Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan
oleh organisasi.
Berdasarkan hal tersebut, maka penetapan visi, sebagai bagian dari perencanaan strategis, merupakan
suatu langkah penting dalam perjalanan suatu organisasi. Visi tidak hanya penting pada waktu mulai
berkarya, tetapi juga pada kehidupan organisasi itu selanjutnya. Kehidupan organisasi sangat
dipengaruhi oleh perubahan lingkungan internal dan eksternal. Oleh karenanya, visi organisasi juga
harus menyesuaikan dengan perubahan tersebut.Pada hakekatnya tidak ada visi organisasi, yang ada
adalah visi-visi pribadi dari anggota organisasi. Namun kita harus mampu merumuskan gambaran
bersama mengenai masa depan, berupa komitmen murni tanpa adanya rasa terpaksa. Visi adalah mental
model masa depan, dengan demikian visi harus menjadi milik bersama dan diyakini oleh seluruh
anggota organisasi.
Misi merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan organisasi dan sasaran yang ingin dicapai.
Pernyataan misi membawa organisasi kepada suatu fokus. Misi menjelaskan mengapa organisasi itu
ada, apa yang dilakukannya, dan bagaimana melakukannya.Misi adalah sesuatu yang harus
dilaksanakan oleh organisasi agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Dengan
pernyataan misi tersebut, diharapkan seluruh pegawai dan pihak yang berkepentingan dapat mengenal
organisasi dan mengetahui peran dan program-programnya serta hasil yang akan diperoleh dimasa
mendatang.
2.6 Prinsip Prinsip Dari Sebuah Organisasi
Ada beberapa prinsip dari sebuah organisasi yaitu :
1. Bahwa Organisasi Harus Mempunyai Tujuan yang Jelas, ini hal mutlak yang harus dimiliki
sebuah organisasi ,mau dibawa kemana suatu organisasi ini, sehingga organisasi harus punya
misi dan visi yang jelas agar tidak berhenti di tengah jalan .
2. Bahwa harus ada kepemimpinan, hal ini penting agar sebuah organisasi dapat berjalan di
bawah koordinasi, perintah, pengawasan yang tepat.
3. Bahwa harus ada pembagian pekerjaan, ya hal ini penting karena organisasi terdiri dari
berbagai struktur anggota didalamnya, dan setiap anggota mempunyai tugas masing masing.
4. Bahwa organisasi harus ada tanggung jawab, sebuah organisasi merupakan tanggung jawab
semua elemen didalamnya, bukan hanya tanggung jawab ketua/pemimpin, tapi merupakan
tanggung jawab bersama.
7
2.7 Bentuk-bentuk Organisasi
1. Organisasi politi
2. Organisasi sosial
3. Organisasi mahasiswa
4. Organisasi olahraga
5. Organisasi sekolah
6. Organisasi negara
2.8 Contoh Organisasi
2.8.1 Front Betawi Rempug
Organisasi ini berkiblat pada masyarakat yang mayoritas bersuku Betawi. Pada dasarnya mereka
membangun organisasi ini hanya untuk menyatukan dan menjalin silaturahmi kepada seluruh suku
Betawi yang ada diJakarta.
2.8.2 Front Pembela Islam
Front Pembela Islam (FPI) adalah sebuah organisasi massa Islam bergaris keras yang berpusat di
Jakarta. FPI memiliki Laskar Pembela Islam, kelompok paramiliter dari organisasi tersebut yang
kontroversial karena melakukan aksi-aksi "penertiban" (sweeping) terhadap kegiatan-kegiatan yang
dianggap maksiat atau bertentangan dengan syariat Islam terutama pada masa Ramadan dan seringkali
berujung pada kekerasan.
Organisasi ini terkenal dan kontroversial karena aksi-aksinya sejak tahun 1998. Rangkaian aksi yang
berujung pada kekerasan sering diperlihatkan dalam media massa.
Organisasi ini dibentuk dengan tujuan menjadi wadah kerja sama antara ulama dan umat dalam
menegakkan Amar Ma'ruf dan Nahi Munkar di setiap aspek kehidupan.
2.8.3 Pemuda Pancasila
Organisasi Pemuda Pancasila adalah organisasi yang didirikan oleh seseorang bernama Japto
Soerjosoemarno. Beliau juga pendiri partai persatuan pancasila (PP). Pemuda pancasila ini dibagi
menjadi beberapa bagian lagi. Seperti, SAPMA (satuan pelajar mahasiswa pancasila), 234SC, Patriot.
Semua organisasi tersebut didirikan oleh Japto untuk menjalin silahturahmi antar masyrakat di
Indonesia.
8
2.8.4 FPI dan Kontroversinya
Dilingkungan masyarakat sendiri keberadaan FPI masih menjadi polemik dan kontroversi. Karena aksi
aksinya yang sering berbuat anarkis. FPI sering melakukan sweeping-sweeping ke tempat tempat yang
dianggapnya ‘maksiat’ dan melanggar norma agama. Memang aksi sweeping ini tidak terlepas dari
lemahnya pengawasan aparatur Negara (polisi) dalam mengendalikan kebiasan-kebiasaan yang ada di
masyarakat, contohnya mabuk-mabukan, perjudian, lokalisasi, dan lain sebagainya. Sehingga ini
menjadi pembenaran oleh mereka untuk melakukan aksi sweeping tersebut. Sebetulnya aksi sweeping
tersebut sudah melanggar norma hukum yang ada, namun karna polisi yang tidak bergerak akhirnya
hukum jalanan lah yang berlaku di seantero negri ini. Mungkin jika hanya melakukan aksi sweeping,
masyarakat tidak terlalu keberatan, tapi jika aksi sweeping tersebut dilakukan juga dengan aksi anarkis
dan brutal inilah yang menjadi pertentangan di kalangan masyarakat. Negara ini seperti bukan Negara
hukum, Negara ini bak hukum jalanan yang tidak jelas tata aturanya.
FPI yang sering melakukan aksi anarkis membuat beberapa kalangan masyarakat ‘gerah’. Masyarakat
gencar meneriakan seruan untuk pembubaran organisasi FPI. Masyarakat meminta untuk FPI segera
dibubarkan, namun pemerintah berdalih bahwa pembubarab organisasi itu tidak mudah. Masyarakat
tersebut malah dibuat heran oleh pemerintah, bagaimana bisa pemerintah yang mengatur Negara ini
tidak punya daya untuk pembubaran organisasi, padahal organisasi tersebut sudah memenuhi
syarat-syarat pembubaran sebuah organisasi, contohnya jika sebuah organisasi meresahkan atau berbuat
onar di masyarakat maka harus diadakan pembubaran oleh Negara.
2.8.5 Pemuda Pancasila, FBR dan Kontroversinya
Dilingkungan sekitar masyarakat ormas ini sering menimbulkan kontroversi. Salah satuhnya ketika dua
ormas tersebut berebut lahan parkir yang ada di Mcd Pondok cabe (Tangerang selatan). Dua ormas
tersebut menimbulkan dampak yang sangat negatif kepada masyarakat disekitarnya. Kedua ormas itu
sering melakukan sweeping terhadap pos-pos dari masing-masing ormas. Mereka tidak hanya
melakukan penghancuran terhadap pos tersebut, namun juga mereka mencari anggota dari ormas
tersebut dan melakukan penganiayaan secara individual. Sudah terdapat banyak korban karena
peristiwa ini, bahkan sampai ada yang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Dan masyarakatpun
telah jenuh dengan kelakuan kedua ormas tersebut sehingga memungkinkan untuk kedua ormas
tersebut berdamai atau dibubarkan.
2.9 Peranan Organisasi Dalam Masyarakat
Suatu organisasi mempunyai arti penting dalam masyrakat, karena organisasi dapat
membantu/mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam lingkungan & kehidupannya,organisasi bisa
sebagai pendukung proses sosialisasi yang berjalan di sebuah lingkungan bermasyrakat, yang paling
utama organisasi merupakan tempat/wadah aspirasi dari seklompok individu yang berbeda beda
contohnya adalah komunitas sistem operasi Linux, yaitu misalnya Komunitas Ubuntu Indonesia,
komunitas ini merupakan seuatu wadah tempat berkumpul, sharing, para pengguna komputer dengan
sistem operasi Linux dari seluruh penjuru Indonesia. Organisasi juga bisa dapat digunakan sebagai
tempat pengontrolan/pengawasn terhadap kebijakan kebijakan dan kerja dari sebuah pemerintahan
9
yang sedang berjalan atau bisa disebut organisasi berbasis politik. Organisasi bisa menjadi penyokong
dalam suatu pemerintahan .
Maka dari itu, banyak yang bisa kita dapatkan dari sebuah organisasi. Kita dapat menuangkan ide
positif, aspirasi kita, dan dengan organisasi kita bisa mendpatkan arti pentingnya kebersamaan dalam
mencapai sebuah tujuan bersama .
10
BAB III

Penutup
III.1 Kesimpulan
Organisasi merupakan suatu wadah untuk mencapai tujuan yang sama,organisasi mempunya tujuan,visi
dan misi yang jelas, organisasi memegang pernanan penting dalam suatu masyarakat, karena organisasi
dapat membantu/mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam lingkungan & kehidupannya.
III.2 Saran
Alangkah lebih baik kita dapat mengikuti sebuah organisasi yang memiliki visi dan tujuan yang jelas
di lingkungan masyarakat untuk mengeluarkan inspirasi kita untuk kemajuan organisasi tersebut, tidak
hanya dalam organisasi tertentu tapi untuk di luar organisasi yang kita ikuti .
11.Daftar Pustaka
Masyarakat, Wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Masyarakat
Front Pembela Islam, Wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Front_Pembela_Islam
Organisasi, Wikipedia http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi

kelompok minoritas

apa anda penggemar sepak bola? jika ia apa anda tau tentang tim sepak bola asal itali as.roma?

di sini saya akan membahas tentang kelompok fans as.roma
mungkin sebagian orang tau dan sering mendengar tim sepak bola sekelas real madrid
,barca,atau chelsea tapi bagai mana dengan as.roma ? anda pernah dengar?

saya adalah pencinta tim tersebut walau sampai saat ini belum banyak perstasi yang mereka capai saya sangat suka tim sepak bola ini karna tidak jarang banyak pemain hebat lahir dari tim ini sebut saja totti,daniel derosi,pannuci,montela dan masih banyak lagi

tiap akhir pekan saya dan teman teman saya mengadakan acara nonton bareng di sebuah kafe di daerah kelapa dua,awal nya hanya sedikit yang datang tapi setiap minggu penonton pun bertambah saampai saat ini terdapat 43 member , mungkin di bandingi dengan fans madrid,barca, atau pun chelsea kami tidak seberapa tapi yang kalian harus tau kelompok minoritas kami tidak pernah berhenti menduking tim kami entah itu saat kalah mau pun menang,karna dalam hati kami yakin suatu saat tim ini akan menjadi hebat :)

forza roma

asap rokok

sesuai judul di atas kali ini saya akan membahas tentang asap rokok,mungkin bagi sebagaian orang perokok asap dari rokok yang mereka bakar atau nyalakan tidak menggangu mereka tapi bagai mana dengan mereka yang tidak merokok?

saya mencoba berkomentar tentang ini,saya kebetulan tidak mokok tetapi saya hidup di lingkungan yang sebagaian besar teman saya adalah perokok,ketika saya berada di dekat mereka saya coba mengingatkan mereka untuk tidak merokok terlalu sering karna selain tidak baik untuk kesehatan,asap yang di timbulkan oleh rokok ini dapat menggangu orang di sekitarnya.

untuk sekedar info buat semuanya,ternyata asap rokok dapat mempengaruhi daya ingat seseorang info ini saya dapatkan setelah saya membaca berita di detik.com ,jadi mari jangan sungkan untuk mengingatkan teman kita tentang bahaya merokok ,dan jangan pernah bosan untuk melakukannya